1. Pencari kerja tidak melakukan riset terhadap perusahaan. Mereka tidak mengetahui nama CEO, ukuran dari perusahaan, bisnisnya, dll.
2. Pencari kerja tidak menjual diri mereka atau melupakan untuk komunikasi.
3. Pencari kerja gelisah, mempunyai bahasa tubuh yang lemah, atau tidak melihat mata pewawancara.
4. Pencari kerja tidak mempunyai suatu pemahaman yang riil mengenai posisi pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan.
5. Pencari kerja tidaklah bergairah atau tidak menunjukkan suatu tingkat kesanggupan untuk bekerja, posisi, atau industri.
6. Pencari kerja tidak berbagi pengertian yang mendalam ke dalam hidup mereka yang pribadi bahwa akan memindahkan ke ke dalam pekerjaan mereka.
7.Pencari kerja tidak mengetahui apa-apa mengenai segala sesuatu yang ada dalam resume mereka.
8. Pencari kerja tidak mempunyai pertanyaan-pertanyaan ingin tahu atau dalam pengertian untuk bertanya pada akhir wawancara.
9. Pencari kerja tidak mampu membedakan diri mereka dari calon-calon lainnya ( yaitu, apa yang membuat mereka lebih baik dibandingkan dengan yang lain?).
10. Pencari kerja tidaklah mampu mengidentifikasi kelemahan-kelemahan mereka dan menunjukkan bagaimana mereka merencanakan untuk memperkuat mereka.
11. Pencari kerja mempunyai satu ketidakmampuan untuk menghubungkan apa yang mereka sudah pelajari atau apa yang mereka sudah lakukan pada suatu pengaturan bisnis.
12. Pencari kerja terlalu banyak menyediakan waktu menjadi tersedia bagi pertanyaan-pertanyaan muslihat.
Diterjemahkan dari :
Beshara, Tony. Acing the interview : how to ask and answer the questions that will get you the job. 2008. AMACOM.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar